Insentif / Non Insentif

Pengembangan Sistem Lembaga Jasa Keuangan yang Ramah LH

Memperkuat tata kelola lembaga jasa keuangan agar mempertimbangkan risiko dan peluang iklim serta lingkungan dalam penyaluran kredit dan investasi.

Pengembangan sistem lembaga jasa keuangan ramah lingkungan hidup mencakup pedoman green lending, taxonomi hijau, stress test iklim, dan pelaporan keuangan berkelanjutan. Bank dan lembaga keuangan diharapkan mengalokasikan modal ke sektor rendah karbon dan berwawasan lingkungan.

Green taxonomy

Klasifikasi aktivitas ekonomi yang memenuhi kriteria keuangan berkelanjutan nasional.

Penilaian risiko ESG

Integrasi risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam analisis kredit.

Pelaporan portofolio

Transparansi alokasi kredit hijau dan exposure risiko iklim melalui IELH.

Instrumen lainnya